Jangan Bunuh, Usir Saja
Natural Pest Control Berbasis Repellent Alami yang Aman bagi Manusia dan Hewan Peliharaan
Deskripsi Singkat
Pestisida kimia rumah tangga terbukti menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan pernapasan, iritasi, hingga potensi kanker dan tidak aman bagi hewan peliharaan serta dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, bahkan bekas kemasannya tergolong dalam limbah B3. Di sisi lain, masyarakat masih membutuhkan solusi pengendali hama yang efektif namun aman untuk keluarga dan hewan peliharaannya.
Inovasi ini menggunakan mekanisme repellent berbasis volatil senyawa alami yang memengaruhi sistem sensorik hama, sehingga memicu respons penghindaran tanpa menyebabkan efek toksik akut. Formulasi dirancang aman untuk paparan rutin di ruang tertutup dan semi-terbuka, dengan variasi bentuk aplikasi yang dapat disesuaikan untuk skala rumah tangga, perkantoran, dan industri. Bahan aktif yang digunakan bersifat cepat terurai, mendukung prinsip zero waste, menurunkan ketergantungan pada pestisida kimia sintetis, serta mengurangi risiko residu dan resistensi hama.
Inovasi ini telah menunjukkan kesiapan pasar dan dampak nyata, dengan tingkat adopsi saat ini telah mencapai lebih dari 500.000 pengguna di Indonesia; sehingga berpotensi dikembangkan sebagai solusi nasional bagi pengendalian hama yang aman, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Don't Kill, Just Drive Them Away
Short Description
Perspektif
Alangkah indahnya kehidupan di dunia kita, jika setiap makhluk dapat hidup berdampingan tanpa saling mengganggu, apalagi saling membunuh.
Keunggulan Inovasi:
- Teruji aman untuk penggunaan sehari-hari, karena fungsinya yang berbeda dibandingkan dengan pestisida sintetis yang bersifat toksik dan memiliki batas residu ketat,
- Menggunakan mekanisme repellent berbasis senyawa volatil alami tanpa efek toksik akut, sehingga aman digunakan di ruang tertutup dengan paparan rendah,
- Telah memenuhi karakter biodegradabilitas OECD ( ≥60% dalam 28 hari), tidak meninggalkan residu B3 dan ramah lingkungan,
- Pendekatan pengendalian perilaku hama dengan prinsip repellent menekan risiko resistensi yang umum terjadi pada pemakaian pestisida berbasis racun,
- Telah teruji diterima oleh pasar, karena telah digunakan oleh lebih dari 500.000 pengguna di Indonesia.
Potensi Aplikasi:
Inovasi telah diaplikasikan sebagai produk konsumen dan telah digunakan oleh lebih dari 500.000 pengguna di Indonesia, untuk menggantikan pemakaian pestisida kimiawi yang bersifat toksik, karena ditujukan untuk membunuh hewan pengganggu, khususnya serangga (nyamuk, lalat, kecoa, semut, dll).
Pendekatan inovasi dengan prinsip repellent, membuat inovasi ini dapat lebih luas lagi dikembangkan aplikasinya lebih lanjut untuk menghindarkan atau mengusir hewan yang dirasakan mengganggu selain serangga; seperti ular, musang, kucing, atau anjing; dengan cara aplikasi atau "delivery" yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Innovator:
Tim Inovasi
Institusi
Alamat
Status Paten
Belum Didaftarkan
Kesiapan Inovasi
* Prototype
Kerjasama bisnis
* Terbatas
Peringkat Inovasi
* Prospektif
File
Tidak ada
Video
Tidak ada
