• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Jangan Bunuh, Usir Saja

Natural Pest Control Berbasis Repellent Alami yang Aman bagi Manusia dan Hewan Peliharaan

Deskripsi Singkat


Pestisida kimia rumah tangga terbukti menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan pernapasan, iritasi, hingga potensi kanker dan tidak aman bagi hewan peliharaan serta dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, bahkan bekas kemasannya tergolong dalam limbah B3. Di sisi lain, masyarakat masih membutuhkan solusi pengendali hama yang efektif namun aman untuk keluarga dan hewan peliharaannya.

Inovasi ini menggunakan mekanisme repellent berbasis volatil senyawa alami yang memengaruhi sistem sensorik hama, sehingga memicu respons penghindaran tanpa menyebabkan efek toksik akut. Formulasi dirancang aman untuk paparan rutin di ruang tertutup dan semi-terbuka, dengan variasi bentuk aplikasi yang dapat disesuaikan untuk skala rumah tangga, perkantoran, dan industri. Bahan aktif yang digunakan bersifat cepat terurai, mendukung prinsip zero waste, menurunkan ketergantungan pada pestisida kimia sintetis, serta mengurangi risiko residu dan resistensi hama.

Inovasi ini telah menunjukkan kesiapan pasar dan dampak nyata, dengan tingkat adopsi saat ini telah mencapai lebih dari 500.000 pengguna di Indonesia; sehingga berpotensi dikembangkan sebagai solusi nasional bagi pengendalian hama yang aman, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Don't Kill, Just Drive Them Away

 

Short Description



Perspektif

Alangkah indahnya kehidupan di dunia kita, jika setiap makhluk dapat hidup berdampingan tanpa saling mengganggu, apalagi saling membunuh. 

Keunggulan Inovasi:

  • Teruji aman untuk penggunaan sehari-hari, karena fungsinya yang berbeda dibandingkan dengan pestisida sintetis yang bersifat toksik dan memiliki batas residu ketat,
     
  • Menggunakan mekanisme repellent berbasis senyawa volatil alami tanpa efek toksik akut, sehingga aman digunakan di ruang tertutup dengan paparan rendah,
     
  • Telah memenuhi karakter biodegradabilitas OECD ( ≥60% dalam 28 hari), tidak meninggalkan residu B3 dan ramah lingkungan,
     
  • Pendekatan pengendalian perilaku hama dengan prinsip repellent menekan risiko resistensi yang umum terjadi pada pemakaian pestisida berbasis racun,
     
  • Telah teruji diterima oleh pasar,  karena telah digunakan oleh lebih dari 500.000 pengguna di Indonesia. 

Potensi Aplikasi:

Inovasi telah diaplikasikan sebagai produk konsumen dan telah digunakan oleh lebih dari 500.000 pengguna di Indonesia, untuk menggantikan pemakaian pestisida kimiawi yang bersifat toksik, karena ditujukan untuk membunuh hewan pengganggu, khususnya serangga (nyamuk, lalat, kecoa, semut, dll).  

Pendekatan inovasi dengan prinsip repellent, membuat  inovasi ini dapat lebih luas lagi dikembangkan aplikasinya lebih lanjut untuk menghindarkan atau mengusir hewan yang dirasakan mengganggu selain serangga; seperti ular, musang, kucing, atau anjing; dengan cara aplikasi atau "delivery" yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.  
 

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada

Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan